Rabu, 14 Oktober 2009

TUGAS RIVIEW BAB 3

Sistem Informasi, Organisasi dan Strategi


ORGANISASI DAN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi dan organisasi dan organisasi mempengaruhi satu sama lain. Sistem informasi dibangun oleh manajer untuk melayani kepentingan perusahaan. Pada saat yang bersamaan, organisasi harus waspada dan terbuka terhadap pengaruh sistem informasi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi baru.
Organisasi adalah struktur formal yang stabil dan formal yang mengambil sumber daya dari lingkungan dan memprosesnya untuk menciptakan output. Organisasi lebih stabil dari kelompok yang tidak formal dalam hal ketahanan dan kerutinan. Organisasi adalah entitas formal yang legal dengan peraturan dan prosedur internal yang harus sesuai dengan hukum.
Keterkaitan organisasi dengan teknologi sistem informasi yaitu terletak pada teknis organisasi yang mendorong kita untuk berfokus pada bagaimana input digabungkan untuk menciptakan output ketika perubahan teknologi diperkenalkan pada perusahaan. Perubahan teknologi tersebut memerlukan perubahan pada siapa yang memilih mengendalikan informasi, siapa yang mengakses dan memperbarui informasi dan siapa yang membuat keputusan. Dari semua hal ini mendorong kita untuk melihat pada cara kerja dirancang dan prosedur yang digunakan untuk memperoleh input.

CIRI – CIRI ORGANISASI
Organisasi memiliki karakteristik tertentu yang mempengaruhi jenis sistem informasi yang digunakan di dalam organisasi itu sendiri. Ciri – ciri organisasi antara lain
Yaitu, mengatur spesialisasi pada heirarki wewenang,mencoba mempekerjakan dan mempromosikan karyawan,berdedikasi terhadap prinsip efisiensi. Ciri lainnya organisasi termasuk proses bisnisnya, budaya organisasi, tujuan, pilihan dan gaya kepemimpinan.
BAGAIMANA SISTEM INFORMASI MEMENGARUHI ORGANISASI DAN PERUSAHAAN

Dampak Ekonomi
Teknologi informasi dapat mengubah biaya relatif odal maupun biaya informasi. Teknologi sistem informasi dapat dilihat sebagai faktor produksi yang dapat menggantikan modal dan tenaga kerja tradisional. TI juga memengaruhi biaya dan kualitas informasi dan mengubah nilai ekonomi informasi serta mengurangi biaya transaksi. TI juga dapat mengurangi biaya manajemen internal serta dapat mengurangi biaya memperoleh dan menganalisis informasi, mengizinkan organissi untuk mengurangi biaya keagenan karena menjadi lebih mudah dalam hal pengawasan terhadap karyawan.

Dampak organisasi dan perilaku
TI memfasilitasi pemerataan heirarki dengan memperluas distribusi informasi untuk memberi kekuatan pada karyawan tingkat rendah dalam hal pembuatan keputusan, karena informasi yang mereka peroleh jelas dan transparan serta dapat meningkatkan efisiensi manajemen.

MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF
Hampir semua industri yang kita lihat, kita akan menemukan beberapa perusahaan yang berkinerja lebih baik dan menonjol dibandingkan dengan perusahaan yang lain. Perusahaan yang seperti ini dikatakan memiliki keunggulan kompetitif dari yang lainnya.
Untuk menjelaskan mengapa beberapa perusahaan dapat berkinerja lebih baik dan bagaimana dapat mencapai keunggulan kompetitif, dapat dijelaskan dengan menggunakan sebuah model yaitu, model daya kompetitif Porter. Model ini menyediakan pandangan umum terhadap perusahaan, pesaingnya, dan lingkungan perusahaan. Pada model ini, ada lima daya kompetitif yang membentuk nasib perusahaan yaitu,1) pesaing tradisional; 2) pemain di pasar baru; 3) produk dan jasa pengganti; 4) pelanggan; dan 5) pemasok.

STRATEGI SISTEM INFORMASI UNTUK BERHUBUNGAN DENGAN DAYA KOMPETITIF
Sistem informasi yang dapat digunakan sebagai strategi dalam berkompetisi, yang masing-masing sering dimungkinkan dengan penggunaan teknologi dan sistem informasi yaitu :
1. Kepemimpinan harga rendah
2. Diferensiasi produk
3. Berfokus pada peluang pasar, dan
4. Menguatkan keakraban pelanggan dan pemasok

DAMPAK INTERNET PADA KEUNGGULAN KOMPETITIF
Karena internet, daya kompetitif tradisional masih bekerja, tetapi persaingan kompetitif semakin ketat (Porter,2001). Teknologi internet dapat digunakan oleh perusahaan mana pun, yang memudahkan dalam bersaing pada harga dan juga untuk memasuki pasar,terutama bagi pesaing baru. Internet juga dapat meningkatkan kekuatan menawar dari pelanggan yang dapat dengan cepat menemukan penyedia berbiaya terendah pada Web.

SINERGI, KOMPETENSI INTI, DAN STRATEGI BERDASARKAN JARINGAN
Sistem informasi dapat meningkatkan kineja keseluruhan dari unit bisnis ini dengan mempromosikan sinergi dan kompetensi ini. Pemikiran mengenai sinergi adalah ketika output beberapa unit dapat digunakan sebagai input untuk unit lain, atau dua organisasi menggabungkan pasar dan keahlian, hubungan ini mengurangi biaya dan menghasilkan keuntungan. Kemudian, cara lain yang digunakan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif adalah peningkatan kompetensi inti yaitu, aktivitas di mana perusahaan adalah pemimpin kelas dunia. Yang terakhir adalah strategi berdasarkan jaringan, diantaranya penggunaan ekonomi jaringan, model perusahaan virtual, dan ekosistem bisnis.
MENGGUNAKAN SISTEM UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF : PERMASALAHAN MANAJEMEN
Sistem informasi strategi sering mengubah organisasi sebagaimana produk, pelayanan, dan prosedur operasinya, mendorong organisasi menuju pola perilaku baru. Berhasil menggunakan sistem informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif merupakan hal yang menantang dan membutuhkan koordinasi yang tepat atas teknologi, organisasi, dan manajemen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar